Persiapan Generasi Masa Depan, Hj. Hestiwati Nanga Buka Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun di Parigi Moutong

Terkini 11 Sep 2026 00:06 • 2 min read • 154 views • By Admin

Share berita ini

Persiapan Generasi Masa Depan, Hj. Hestiwati Nanga Buka Sosialisasi Wajib Belajar 13 Tahun di Parigi Moutong
PARIGI MOUTONG - Sebuah gerakan bersama demi masa depan generasi emas Parigi Moutong resmi bergulir. Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwat...

PARIGI MOUTONG - Sebuah gerakan bersama demi masa depan generasi emas Parigi Moutong resmi bergulir. Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, secara resmi membuka Kegiatan Sosialisasi Program Wajib Belajar 13 Tahun melalui Penguatan 1 Tahun Pendidikan Prasekolah Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Rabu (9/9/2026).

Di hadapan peserta yang terdiri dari Pokja Bunda PAUD Kecamatan, pendidik PAUD, serta orang tua murid, momentum ini ditegaskan bukan sekadar agenda rutin melainkan batu pijakan penting untuk mengubah fondasi pendidikan di daerah tersebut.
​​Dalam
Arah puncaknya, Hj. Hestiwati Nanga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengubah cara pandang (mindset) terhadap Pendidikan Anak Usia Dini. Selama ini, PAUD sering kali dipandang sebelah mata atau hanya sebatas ruang bermain sementara.

​"Ketika kita berbicara tentang pendidikan, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang masa depan. Jangan lagi melihat PAUD hanya sebagai tempat anak bermain. Pahami bahwa bagi seorang anak, bermain adalah cara mereka belajar bereksplorasi, berinteraksi, dan membangun kemandirian," tegas Hj. Hestiwati.

​Melalui sosialisasi ini, digaungkan gerakan “Satu Tahun Prasekolah untuk Setiap Anak.” Targetnya jelas: memastikan tidak ada anak di Parigi Moutong yang melompati peningkatan level hanya karena kurangnya pemahaman atau perhatian dari lingkungan sekitar.
​​Menyukseskan
Wajib Belajar 13 Tahun membutuhkan daya dorong kolektif. Hj. Hestiwati menggarisbawahi peta peran yang saling melengkapi:

​Pokja Bunda PAUD Kecamatan: Motor penggerak di lapangan yang siap mengetuk pintu-pintu desa dan kelurahan demi menyebarkan kesadaran prasekolah.

​Guru PAUD: Garda depan yang menghadirkan ruang belajar ramah anak, inklusif, serta bebas dari tekanan.

​Orang Tua & Keluarga: Sekolah pertama dan utama yang menanamkan karakter, empati, dan nilai kehidupan di rumah.

​Pemerintah & Akademisi: Penyusun kebijakan strategi dan pengawalan kualitas (turut hadir Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sunarti, bersama pemateri pengajar).

​Kegiatan sosialisasi yang menghadirkan materi dari guru dan Bunda PAUD ini secara resmi dibuka dengan bacaan Bismillahirrahmanirrahim. Menutup Arahnya, Hj. Hestiwati menyampaikan sebuah bait pantun hangat yang disambut tepuk tangan meriah para peserta:
​Ke pantai pagi membawa bekal,
Langit cerah burung bernyanyi.
Mari bersama menjaga anak sejak awal,
Untuk Parigi Moutong yang maju di masa depan.

Foto : Disdik Parigi Moutong
Sumber : Diskominfo Parigi Moutong.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Sosmed Parimo